Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk memiliki susunan gigi yang rapi dan sehat. Namun, tak sedikit orang tua yang masih terkesan mengabaikan kondisi gigi si kecil karena merasa perawatan belum diperlukan selama gigi susunya belum tanggal. Padahal, pertumbuhan gigi idealnya dipantau sejak dini agar jika membutuhkan koreksi, proses perawatannya bisa dilakukan dengan jauh lebih mudah.
Dokter gigi spesialis ortodonti umumnya merekomendasikan si kecil untuk melakukan pemeriksaan ortodontik pertama pada usia 7 tahun. Di masa emas pertumbuhan aktif ini, tujuan pemeriksaan bukanlah untuk langsung memasang behel gigi, melainkan untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini agar dapat dicegah atau direncanakan perawatannya secara tepat. Yuk, simak tanda-tanda awal yang menunjukkan si kecil mungkin membutuhkan bantuan behel gigi!
Tanda-Tanda Awal Si Kecil Membutuhkan Perawatan Behel Gigi
Mengenali tanda-tanda ini sangat penting agar kamu bisa segera berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis ortodonti untuk merencanakan perawatan gigimu. Jangan sampai terlewat, agar masalahnya bisa ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi lebih kompleks!
- Waktu Tanggal Gigi Susu Tidak Ideal
Momen lepasnya gigi susu memegang peranan penting dalam menentukan kerapian susunan gigi permanen anak kelak. Umumnya, gigi susu akan tanggal secara alami pada rentang usia 6 hingga 12 tahun. Jika gigi susu lepas terlalu cepat atau justru terlambat, gigi permanen yang tumbuh berisiko bergeser dari posisi idealnya.
- Posisi Gigitan Rahang Tidak Sejajar
Kondisi rahang yang tidak sejajar biasanya dapat terlihat jelas, seperti pada kasus overbite (gigi atas maju), underbite (gigi bawah maju), hingga open bite (gigi tidak bisa menutup rapat). Masalah ini membutuhkan penanganan ortodontik yang tepat agar posisinya bisa kembali ideal.
- Anak Terbiasa Bernafas Lewat Mulut
Kebiasaan buruk ini dapat memengaruhi perkembangan bentuk rahang dan posisi gigi secara signifikan apabila dilakukan dalam jangka panjang. Jika tidak dikoreksi sejak dini, rahang berisiko tumbuh lebih sempit dan membuat gigi depan menjadi makin maju.
- Gigi Terlihat Berjejal Atau Malah Renggang
Kondisi ini terjadi akibat ketidakseimbangan antara ukuran rahang dan jumlah gigi, sehingga susunan gigi anak bisa tumbuh berjejal atau justru terlalu renggang. Untungnya, kedua masalah ini tergolong umum terjadi dan bisa diperbaiki secara efektif melalui perawatan behel gigi.
- Memiliki Kebiasaan Menghisap Jempol
Hentikan kebiasaan ini sebelum terbawa hingga ia dewasa! Kebiasaan mengisap jempol memberikan tekanan berlebih pada gigi dan langit-langit mulut secara terus-menerus. Alhasil, gigi si kecil bisa terdorong maju dan bentuk rahangnya pun berisiko menyempit.
Apa Yang Perlu Dilakukan Orang Tua Ketika Mengenali Sudah Terlihat Tanda-Tandanya?
- Amati kondisi gigi si kecil secara rutin, terutama saat gigi susu mulai tanggal dan digantikan oleh gigi permanen.
- Jadwalkan pemeriksaan ortodontik sejak dini untuk memantau tumbuh kembang gigi anak, meskipun tidak ada keluhan.
- Edukasi dan bantu anak menghentikan kebiasaan buruk, seperti bernapas lewat mulut atau mengisap jempol yang bisa memengaruhi bentuk rahang.
- Pilih klinik gigi terdekat yang ramah anak agar proses perawatan terasa nyaman, konsisten, dan menyenangkan bagi si kecil.
Cegah Sebelum Terlambat! Pahami Masalah Susunan Gigi Anak Sejak Dini!
Orang tua sebenarnya bisa mengantisipasi masalah susunan gigi pada anak sejak dini. Dengan mengenali tanda-tandanya lebih awal, kamu bisa membawa si kecil berkonsultasi ke dokter gigi spesialis ortodonti untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Penanganan ini tidak selalu berarti harus langsung pasang behel gigi saat itu juga, melainkan lewat evaluasi berkala agar tumbuh kembang giginya terpantau optimal, terutama di masa emas pertumbuhannya.
Secara umum, perawatan behel gigi idealnya baru dilakukan setelah seluruh gigi susu anak tanggal, yaitu sekitar usia 12–14 tahun. Jika kamu ingin berkonsultasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi IGGI Dental yang didukung oleh dokter gigi Surabaya yang berpengalaman. Yuk, berikan perawatan terbaik untuk si kecil di klinik gigi terdekat yang ramah anak, IGGI Dental segera!
Baca juga: Liburan Sekolah Tiba! Waktunya Jadwalkan Anak Perawatan Scaling Gigi!
Frequently Asked Question:
Q: Kapan sebaiknya anak mendapatkan perawatan ortodontik pertamanya?
A: Banyak dokter gigi merekomendasikan pemeriksaan ortodontik pertama anak dilakukan di usia 7 tahun. Di fase emas ini, gigi susu dan permanen tumbuh bersamaan, dokter gigi dapat mengobservasi kondisi mulut secara lebih detail sekaligus merencanakan perawatan behel gigi yang tepat sejak dini.
Q: Berapa usia ideal pasang behel gigi anak?
A: Perawatan behel gigi anak umumnya dapat dimulai setelah seluruh gigi susu tanggal dan digantikan oleh gigi permanen. Fase ini biasanya terjadi saat anak menginjak usia 12 hingga 14 tahun.
Q: Berapa biaya pasang behel gigi anak?
A: Biaya pasang behel gigi anak bisa bervariasi, tergantung pada kebijakan masing-masing klinik gigi di Surabaya. Secara umum, besaran biayanya dipengaruhi oleh jenis behel yang dipilih, frekuensi kontrol rutin, hingga tingkat kerumitan kasus gigi si kecil.